mengapa bermeditasi itu pentingMengapa Bermeditasi Itu Penting? – Kelangsungan hidup yang kita jalani tentunya tidak semulus yang kita bayangkan, kalau pun semulus yang kita bayangkan saja tidak sepenuhnya memberikan dampak positif terhadap psikis kita. Kok bisa begitu? Iya, karena apa yang kita lihat otomatis merekam semua kejadian, walaupun lupa namun memori dalam otak kita akan menympan itu semua secara otomatis. Untuk itu dalam artikel dengan “Mengapa Bermeditasi Itu Penting” penulis akan berbagi penegtahuan dengan Anda akan pentingnya meditasi bagi Anda semua.

Menurut Abraham Maslow bahwa salah satu tujuan orang hidup adalah rasa ada rasa aman. Rasa aman disini bukan hanya berfokus pada bebasnya kita dari tindakan kriminal, pencurian dan sebagainya. Namun di sini kita lebih fokus pada rasa nyaman ketika menjalani hidup, maka hal ini bisa dikategorikan sebagai keselarasan batin dan ketenangan hidup.

Dari berbagai pengamatan banyak dari mereka yang mencarinya, walaupun secara tidak jelas entah apa yang dicarinya, sehingga cara untuk mendapatkan kenyamanan semakin absurt.

Kebingungan pun menghinggapi mereka, justru dalam proses pencarian tersebut mereka sering menjumpai kekecewaan dan kekalutan batin. Perasaan yang tidak memuaskan sering menghinggap sehinggap tidak menjadikan kita tenang dan sulit bangkit dari kesejahteraan batin.

Kemudian keputusan untuk menempuh cara yang kurang pas akibat dari kurangnya pengetahuan pun dilakukan. Lalu kebanyakan dari mereka mencari dari luar dirinya, sehingga ini menjadikan semua kegelisahan bagi dirinya.

Mereka menyelesaikan semua yang di anggapnyan menjadi pemicu kegelisahahan hidupnya seperti : menyelesaikan problem kerjanya, status sosialnya, serta dalam kehidupan beragamanya dan seterusnya. Anggapan ini  disebut sebagai jika mampu memnyelesaikan masalah sekitar maka problem hidupnya semua sudah selesai dan harapan kembali tenang dan bahagia.

Ada benarnya melakukan penyelesaian seperti di atas, namun hal ini disebut kurang pas bagi para psikiater. Mungkin penyelesaian berbagai problema di atas hanya berefek 35 persen saja bagi psikologis. Jadi sama saja kalau hanya mampu menyelesaikan problem tidak sampai 100 persen.

Melihat akan hal ini peneliti sekarang menjumpai hampir kebanyakan orang berpaling dari problem hidup mereka, mereka menyadari kenyataan, yaitu mereka kembali pada sumber pokok sebenarnya dari kebahagiaan, yaitu dari DIRI SENDIRI.

Menunjukkan perhatian kepada diri sendiri, kepada pikiran sendiri, dan berusaha menyadari diri sendiri. Inilah yang kemudian di sebut sebagai meditasi.

Saat ini meditasi banyak dipraktekkan oleh berbagai orang di pelosok dunia. Mengingat meditasi manfaatnya sangat banyak serta caranya cukup praktislah yang menjadikan cara ini dijadikan solusi oleh kebanyakan orang.

Selain itu kerja pikiran itu tidak memandang agama bahkan corak bangsa. Tugas meditasi hanya mengerti, menghayati serta menyadari sifat dan kinerja pikiran dalam kehidupan sehari-hari.

Ingat! pikiran merupakan sumber kebahagiaan sekaligus sumber penderiataan, tergantung bagaimana individu mengantisipasi serta mengarahakannya.

Jadi, inilah meditasi sebagai solusi terbaik untuk mengerti, menghayati dan menyadari akan pikiran. Dan untuk memahami ini tidaklah ada hubungannya dengan agama. Jadi kesimpulannya adalah setiap individu dapat melakukannya tanpa menghiraukan corak agamanya masing-masing.

179 total views, 3 views today